Lapangan Golf Glantangan

Objek Lapangan Golf Glantangan terletak di desa Pondok Rejo kecamatan Tempurejo yang berjarak sekitar 20 km sebelah Selatan dari Kota Jember. Lapangan golf ini berada pada ketinggian ± 100 dpl dengan luas areal ± 25 Ha. Fasilitas penunjang yang ada lain pos jaga, kantor pengelola, areal parkir, cafetaria, supermarket dan penginapan. Siapa sangka jika dibalik deretan pohon karet yang melengkung dengan daun-daun yang menjuntai, terdapat sebuah lapangan golf yang memiliki fasilitas internasional. Begitulah gambaran tepat Padang Golf Glantangan, Kecamatan Tempurejo Jember. Sebuah kawasan elit yang terletak di balik pepohonan karet.

Sejuk dan segar. Hanya ada barisan pohon karet yang melengkung indah. Daunnya menjuntai dan melambai-melambai tertiup angin. Suplai oksigen yang begitu melimpah menjadikan kawasan perkebunan karet PTPN XII Glantangan, Tempurejo menjadi kawasan yang segar. Spectrum warna hijau dedaunan dan rumput, memanjakan mata yang selalu berhadapan dengan komputer atau tayangan sinetron di televisi.

Sebuah tempat yang indah lagi nyaman. Di tempat ini, paru-paru pasti akan berteriak kegirangan. Tidak ada asap kendaraan, apalagi polusi. Lebih segar daripada sebuah ruangan yang menggunakan mesin pendingin.

Cara mendinginkan udara dengan instant yang justru membuat suhu semakin meningkat. Akibat pencemaran ozon oleh klorofuorokarbon, zat yang digunakan mesin pendingin untuk mendinginkan udara.

Di Glantangan, semuanya masih alami. Jajaran tumbuhan berdaun merah, ada juga bunga-bunga liar, membuat masyarakat agraris di kawasan ini merasa nyaman dengan ketenangan daerah yang memikat. Mereka juga tidak perlu jauh-jauh ke kota jika ingin berlibur. Masih di kawasan perkebunan, terdapat Wisata Agro Glantangan. Di musim liburan, kawasan ini sering menjadi jujugan masyarakat Jember dan sekitarnya.

Di antara kehidupan pedesaan dan perkebunan yang tenang dan tradisional itu, terdapat sebuah kawasan yang selalu didatangi mobil-mobil mewah. Mobil-mobil berplat nomor luar kota. Banyak juga yang berplat nomor P.

Kalau dilihat dari jenis mobilnya yang mentereng, pemiliknya bukan orang sembarangan. Dan memang seperti itulah, orang-orang yang datang ke Padang Golf Glantangan bukan sembarang orang.

"Kapolwil, Kapolres, bahkan ada juga kontraktor yang datang ke mari. Belum lagi para pejabat dan tokoh masyarakat di Jember," terang Yitno, salah seorang petugas di Padang Golf Glantangan. Golf, kata dia, merupakan olahraga yang dimainkan selama kurang lebih 500 tahun di kepulauan Britania Raya ini, memang berasal dari Skotlandia. Di negara itu, golf sudah dimainkan sejak tahun 1672. Di Indonesia, sejak lama golf dikenal sebagai olahraga kaum pejabat dan kalangan ningrat lainnya.

Olahraga ini memang tidak membutuhkan energi yang tinggi seperti olahraga basket atau sepakbola. Tidak mengherankan jika disukai orang-orang yang sudah berumur. Suasana padang golf yang kebanyakan sejuk dan dikelilingi dengan pepohonan, menjadi pilihan yang menyenangkan bagi para pejabat untuk melepas lelah.

Alasan itu pula yang mengilhami Bupati Jember saat itu dipegang Abdul Hadi untuk membangun sebuah lapangan golf di kota suwar-suwir ini. Tahun 1975, Padang Golf Glantangan di bangun di kawasan perkebunan Glantangan, Kecamatan Tempurejo.

Tempat ini dipilih karena suasana dan lingkungan yang mendukung. Luasnya sekitar 50 hektare. Pada awal pembangunan hanya ada sembilan hole. Sesudah itu, pada masa pemerintahan Bupati Jember Samsul Hadi Siswoyo, ditambah sembilan hole lagi.

"Tanaman karet ditebang, kemudian lapangan dibersihkan. Setelah itu ditanami dengan rumput," kata Yitno. Lelaki ini merupakan penduduk asli Glantangan. Dia bekerja di Padang Golf hampir dua dasawarsa. Menjadi salah seorang pengurus caddy. Tak mengherankan jika dia tahu proses pembangunan lapangan golf ini. Bahkan, dia juga mengetahui kalau rumput yang digunakan di lapangan ini adalah rumput khusus yang didatangkan dari Bali.

Keberadaan Padang Golf Glantangan memudahkan Bupati Abdul Hadi dalam bermain golf. Dia tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya hanya untuk bermain golf. Tidak hanya itu, pembangunan padang golf menjadi berkah bagi warga sekitar. Seperti Yitno, mereka mendapat kesempatan untuk mendulang rejeki di tempat ini. Entah menjadi caddy, petugas keamanan, atau petugas perawat rumput dan lapangan.

Sejak diresmikan oleh Gubernur M. Noor tahun 1975, Padang Golf Glantangan semakin bersinar. Dari tahun ke tahun semakin banyak masyarakat yang tertarik dengan golf bermain di sana. Seiring dengan semakin dikenalnya golf sekaligus adanya pengakuan bahwa golf merupakan cabang olahraga yang dipertandingkan di olimpiade.

Kini, hampir setiap hari, Padang Golf Glantangan ramai dikunjungi pegolf amatir maupun profesional. Kondisi lapangan yang masih terbilang alami, dengan fasilitas internasional, dan seratus caddy menjadikan popularitas tempat ini terus melambung. "Sampai saat ini kami sudah memiliki seratus caddy. Semuanya lelaki," katanya.

Berbeda dengan padang golf lainnya, caddy yang ada di Padang Golf Glantangan hanya laki-laki, tidak ada perempuannya. "Sejak dari awal, caddy di sini lelaki semua. Jadi, sampai saat ini ya tetap laki-laki," pungkasnya. (elita sitorini)

Source : Jawapos Radar Jember

Kota Jember
Hari Ini
Hujan Sedang
Temperatur
31°
Esok Hari
Hujan Sedang
33°
Contact Us

show/hide

© 2014-2018 Jember Information Centre. All rights reserved.
Jember Information Centre
Gedung Bumi Mandiri
Tower 2 Lt. 9
Jl. Panglima Sudirman No. 66-68
Surabaya 60271
Jawa Timur-Indonesia
Twitter
Facebook
Tag Clouds
Jember Wisata Pantai Indonesia Jawa Timur Carnaval